Pensiun PNS

suatu kondisi dimana seorang tidak berkerja lagi sebagai PNS dengan mendapatkan penghargaan berupa penghasilan yang diterimah setiap bulan untuk membiayai kehidupan selanjutnya

PERSYARATAN PENSIUN BATAS USIA (BUP)

Batas Usia Pensiun Pegawai Negeri Sipil adalah 58 (lima puluh delapan) tahun.

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
  2. Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Persyaratan kelengkapan berkas usulan :

  1. Permohonan dari PNS ybs. ke Bupati;
  2. Surat Pengantar dari Unit Kerja;
  3. Data Perorangan Calon Penerima Pensiun (DPCP);
  4. Fotocopy SK honorer (jika ada);
  5. Fotocopy SK CPNS;
  6. Fotocopy SK PNS;
  7. Fotocopy SK Kenaikan Pangkat terakhir;
  8. Fotocopy SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir;
  9. Fotocopy KARPEG, KARIS/KARSU;
  10. Fotocopy KTP, KK;
  11. Fotocopy Surat Nikah/Akte Perkawinan;
  12. Fotocopy Akte Kelahiran Anak tertanggung (jika ada);
  13. Fotocopy DP-3/SKP terakhir;
  14. Daftar Riwayat Pekerjaan;
  15. Daftar Susunan Keluarga;
  16. Surat Keterangan Belum pernah terkena hukuman disiplin PNS satu tahun terakhir;
  17. Pasphoto hitam-putih terbaru ukuran 3 x 4 : 6 (enam) lembar (tanpa kacamata dan tutup kepala);
  18. Surat Keterangan masih kuliah anak tertanggung (jika ada);
  • Masing-masing rangkap 3 (tiga) , dimasukkan dalam stopmap, fotocopy dilegalisir yang berwenang.

PERSYARATAN PENSIUN DIPERCEPAT ATAS PERMINTAAN SENDIRI (APS)

Syarat Utama Pegawai Negeri Sipil yang dapat mengajukan pensiun atas permintaansendiri : Usia min. 50 Tahun dengan masa kerja 20 Tahun.

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
  2. Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Persyaratan kelengkapan berkas usulan :

  1. Permohonan dari PNS ybs. ke Bupati (Usia min. 50 Tahun) bermeterai 6000 ;
  2. Surat Pengantar dari Unit Kerja;
  3. Fotocopy SK honorer (jika ada);
  4. Fotocopy SK CPNS;
  5. Fotocopy SK PNS;
  6. Fotocopy SK Jabatan terakhir; (jika pejabat struktural);
  7. Fotocopy SK Kenaikan Pangkat terakhir;
  8. Fotocopy SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir;
  9. Fotocopy KARPEG, KARIS/KARSU;
  10. Fotocopy KTP, KK;
  11. Fotocopy Surat Nikah/Akte Perkawinan;
  12. Fotocopy Akte Kelahiran Anak tertanggung (jika ada);
  13. Fotocopy DP-3 terakhir;
  14. Daftar Riwayat Pekerjaan;
  15. Daftar Susunan Keluarga;
  16. Surat Keterangan Belum pernah terkena hukuman disiplin PNS satu tahun terakhir; (bermeterai 6000);
  17. Surat Keterangan tidak sedang terlibat permasalahan hukuman; (bermeterai 6000);
  18. Pasphoto hitam-putih terbaru ukuran 4 x 6 : 6 (enam) lembar (tanpa   kacamata dan tutup kepala);
  19. Surat Keterangan masih kuliah anak tertanggung (jika ada).
  • Masing-masing rangkap 3 (tiga)  dimasukkan dalam stopmap, fotocopy dilegalisir yang berwenang.

 

PERSYARATAN PENSIUN PNS MENINGGAL DUNIA (JANDA/DUDA)

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
  2. Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Persyaratan kelengkapan berkas usulan :

  1. Permohonan dari ahli waris dari PNS yang meninggal dunia;
  2. Surat Keterangan Satu-satunya Janda/Duda dari Desa/Kel.;
  3. Surat Keterangan Meninggal dunia/Kematian;
  4. Fotocopy SK honorer (jika ada);
  5. Fotocopy SK CPNS;
  6. Fotocopy SK PNS;
  7. Fotocopy SK Kenaikan Pangkat terakhir;
  8. Fotocopy SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir;
  9. Fotocopy KARPEG, KARIS/KARSU;
  10. Fotocopy KTP, KK;
  11. Fotocopy Surat Nikah/Akte Perkawinan;
  12. Fotocopy Akte Kelahiran Anak tertanggung (jika ada);
  13. Fotocopy DP-3 terakhir;
  14. Daftar Riwayat Pekerjaan;
  15. Daftar Susunan Keluarga;
  16. Surat Keterangan Belum pernah terkena hukuman disiplin PNS sedang/berat dalam  satu tahun terakhir;
  17. Pasphoto hitam-putih terbaru ukuran 3 x 4 : 6 (enam) lembar (tanpa   kacamata dan tutup kepala);
  18. Surat Keterangan masih kuliah anak tertanggung (jika ada);
  • Masing-masing rangkap 3 (tiga), dimasukkan dalam stopmap, fotocopy dilegalisir yang berwenang.

 

PERSYARATAN PENSIUN PNS DIPERCEPAT KARENA SAKIT (TIDAK CAKAP JASMANI/ROHANI)

Dasar Hukum :

  1. Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
  2. Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Persyaratan kelengkapan berkas usulan :

  1. Surat Keterangan dari Tim Penguji Kesehatan;
  2. Surat Pengantar dari Unit Kerja;
  3. Fotocopy SK honorer (jika ada);
  4. Fotocopy SK CPNS;
  5. Fotocopy SK PNS;
  6. Fotocopy SK Kenaikan Pangkat terakhir;
  7. Fotocopy SK Kenaikan Gaji Berkala terakhir;
  8. Fotocopy KARPEG, KARIS/KARSU;
  9. Fotocopy KTP, KK;
  10. Fotocopy Surat Nikah/Akte Perkawinan;
  11. Fotocopy Akte Kelahiran Anak tertanggung (jika ada);
  12. Fotocopy DP-3 terakhir;
  13. Daftar Riwayat Pekerjaan;
  14. Daftar Susunan Keluarga;
  15. .Surat Keterangan Belum pernah terkena hukuman disiplin PNS satu tahun terakhir; (bermeterai 6000);
  16. Surat Keterangan tidak sedang terlibat permasalahan hukuman; (bermeterai 6000);
  17. Pasphoto hitam-putih terbaru ukuran 4 x 6 : 6 (enam) lembar (tanpa   kacamata dan tutup kepala);
  18. Surat Keterangan masih kuliah anak tertanggung (jika ada);
  • Masing-masing rangkap 3 (tiga), dimasukkan dalam stopmap, fotocopy dilegalisir yang berwenang.